Menyemer Rambut dengan warna Hitam
Perkara ini kebanyak terjadi pada orang-orang yang kurang PeDe (PD) dengan rambutnya yang sudah tumbuh uban, ataukah rambutnya yang kurang nampak berkilau hitam pekat.
sehingga mereka yang telah tumbuh uban, tidak mau dikatakan telah tua (berumur) atau masih mau nampak awet muda, sehingga mereka mengubah warana rambutnya atukah kumisnya, ataukah alisnya dengan menyemir kembali menggunkan warna hitam.
![]() |
| Uban Akan Bercahaya pada Hari Kiamat |
Padahal jika mereka mengetahui pakah uban itu, maka mereka akan menjaganya dan tetap memeliharanya.
uban itu merupakan anugrah Allah Subhanahu Wa Ta'alaa kepada hambanya, dengan uban tersebut maka tiap hambanya akan nampak bercahaya pada hari kemuadian,
dengan uban tersebut maka akan pula menyadari bahwa nikmat kehidupan itu hanyalah sementara, dan kematian itu merupakan perkara yang pasti
Rasulullah bersabda :
“Kelak pada akhir zaman akan ada kaum yang mencat (rambutnya) dengan (bahan) hitam seperti tembolok burung merpati, mereka tidak (akan) mendapatkan wanginya surga” (HR. Abu Daud, 4/355)
Diantara sabda rasulullah yang lainnya :
“ubahlah ini (uban ini) dengan sesuatu, hindarkanlah (dari warna) hitam “. (HR. Muslim, 3/1663)
maka jikapun kita ingin menyemernya maka boleh saja seperti warna kemerah-merahan, ataupun menggunkan daun inai, asalkan tidak dengan warna hitam.
dimasa Rasulullah pernah para sahabat ketika ingin berperang maka mereka menyemirkan rambutnya dengan warna hitam, karena saat itu para sahabat yang pergi berperang adalah orang tua, maka untuk menampakka pada musuh bahwa prajurit itu adalah para pemuda, maka mereka pun menggelapkan warna rambutnya.
maka disaat sekarang , kita tidak dalam kondisi ingin berperang, hanya sebatas trendy dan mode, dan juga tak mau nampak lebih tua, maka kita dilarang menyemirkan rambut kita dengan warna hita.
Allahu A'lam..

No comments:
Post a Comment