Apa itu Galau...???
Ada yang mengatakan galau itu, hati yang risau atau resah atau penat,
ada yang mengatakan galau itu, ribut yang maunya nyeloteh terus,
ada juga yang mengatakan bingung sehingga payau atau not responden,
dan masih banyak lagi arti lain,
cuman ada yang aneh dari perilaku galau yang terjadi pada diri ini.
diantaranya adalah orang yang galau itu hatinya bingung, ucapannya agak sedikit tidak karuan, tindakannya aneh,
mirip dengan pengertian salah satu definisi dari iman, yaitu dibenarkan oleh hati, di ucapkan dengan lidah, dan diaplikasikan oleh seluruh tubuh
kalau begitu, mungkinkah orang galau itu menjadi orang-orang yang "keimanannya" ikut goyang karena tergantikan dengan kondisinya yang lagi "galau"....???
maka apa yang harus dilakukan oleh orang yang galau
apakah seseorang tak baleh merasakan galau...???
bukankah ini merupakan salah satu diantara fitrah lahiriyah yang ada pada benak pribadi...???
mungkin diantara yang dapat kita lakukan bagi mereka yang terjangkit kondisi galau adalah menjadikan diri ini untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya, sampaikanlah keluh kesahmu padaNya, buka-lah isi hatimu yang membuat dirimu berat menampung beban yang ada pada hatimu, yang demikian ini jauh lebih baik agar diri ini tidak termasuk orang-orang yang dengan kondisi galau itu menyebabkan diri ini nampak bodoh, merasa terkekang ataukah yang lain-lain, sehingga diri ini tidak menggeser posisi "iman" dengan permasalahan "kegalauan" yang ada pada diri ini...
jadikan momen galau untuk senantiasa muhasabah terhadap diri sendiri, terhadap sesama, dan terhadap Rabb yang telah menciptakan kita,
mungkin akan ada suatu masa setiap insan akan mersakannya, tetapi tidak menjadikan diri ini ter-lalu larut dengan hal itu, sekali lagi utarakanlah pada-Nya, Dialah yang menurunkan kondisi itu padamu, maka mintalah pula pada-Nya untuk menggangkat kembali kondisi itu...
Allahu A'lam...
Ada yang mengatakan galau itu, hati yang risau atau resah atau penat,
ada yang mengatakan galau itu, ribut yang maunya nyeloteh terus,
ada juga yang mengatakan bingung sehingga payau atau not responden,
dan masih banyak lagi arti lain,
cuman ada yang aneh dari perilaku galau yang terjadi pada diri ini.
diantaranya adalah orang yang galau itu hatinya bingung, ucapannya agak sedikit tidak karuan, tindakannya aneh,
mirip dengan pengertian salah satu definisi dari iman, yaitu dibenarkan oleh hati, di ucapkan dengan lidah, dan diaplikasikan oleh seluruh tubuh
kalau begitu, mungkinkah orang galau itu menjadi orang-orang yang "keimanannya" ikut goyang karena tergantikan dengan kondisinya yang lagi "galau"....???
maka apa yang harus dilakukan oleh orang yang galau
apakah seseorang tak baleh merasakan galau...???
bukankah ini merupakan salah satu diantara fitrah lahiriyah yang ada pada benak pribadi...???
mungkin diantara yang dapat kita lakukan bagi mereka yang terjangkit kondisi galau adalah menjadikan diri ini untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya, sampaikanlah keluh kesahmu padaNya, buka-lah isi hatimu yang membuat dirimu berat menampung beban yang ada pada hatimu, yang demikian ini jauh lebih baik agar diri ini tidak termasuk orang-orang yang dengan kondisi galau itu menyebabkan diri ini nampak bodoh, merasa terkekang ataukah yang lain-lain, sehingga diri ini tidak menggeser posisi "iman" dengan permasalahan "kegalauan" yang ada pada diri ini...
jadikan momen galau untuk senantiasa muhasabah terhadap diri sendiri, terhadap sesama, dan terhadap Rabb yang telah menciptakan kita,
mungkin akan ada suatu masa setiap insan akan mersakannya, tetapi tidak menjadikan diri ini ter-lalu larut dengan hal itu, sekali lagi utarakanlah pada-Nya, Dialah yang menurunkan kondisi itu padamu, maka mintalah pula pada-Nya untuk menggangkat kembali kondisi itu...
Allahu A'lam...

No comments:
Post a Comment