Beranggapan sial...? Bolehkah...?

 


Beranggapan sial...? Bolehkah...?

Ada terkadang diantara saudara kita yang melakukan suatu aktifitas, lalu pada aktifitasnya tersebut beliau mengalami kegagalan,
ataukah terjadi hal-hak yang tidak sesuai dengan keinginannya.
sehingga orang tersebut ketika mengingat kejadian tersebut, beliau mengatakan "saat itu adalah hari sialku"

Dasar Sial, ungkapan Yang Dilarang


ungkapan ini atau yang semacamnya merupakan sesuatu hal yang tidak dibenarkan dalam agama islam.
Bernasip sial atau dalan bahasa arab yaitu thiyarah, dan hal ini telah ada sejak zaman nabi-nabi kita.
bahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah berfirman dalam Al-Qur'an

“Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: "Ini adalah karena (usaha) kami”. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya”.(Q.S; Al A’raaf: 131).

maupun penjelasan dalam haditstelah disebutkan hukum orang yang berangapan sial itu sebagai bentuk kesyirikan.Thiyarah adalah syirik (HR.Ahmad,1/389)

Konsep lain ketika merasa diri ini sial diataranya ketika bepergian kita melihat sosok bencong ataukah banci dijalan, sehiggga merasa sial lagi pada hari ini,
ataukah seperti pada zaman dahulu jika bepergian dengan menyimak arah terbang para burung-burung. Jika arah terbang suatu burung itu kekiri, maka itu pertanda buruk, sehingga seluruh planing harus dibatalkan. ataukah konsep baru yang hadir didunia modern yang kebanyakan jika melihat sesuatu, mak akan jatuh kesialan padanya.

maka akhikum fillah, 
segala sesuatu itu datangnnya dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala,

Maka hendaknya diri ini memperbayak berdoa dan berdzikir pada-Nya, agar diberikan kemudahan dalam pelbagai urusan,
dan dihilangkan perasaan was-was atas dari apa yang disaksikan yang menyebabkan diri ini sering goncah dan ragu untuk bertindak,

janganlah beranggapan ada hari sial,
dan jangan pula men-sialkan sesutau pekerjaan yang tak berhadil sehingga kita menghindari hal tersebut.

Allahu A'lam..



No comments:

Post a Comment

J-Theme