Puasa Asyura, dari sejarah hingga keutamaannya...

 

Puasa asyura adalah puasa yang di laksanakan pada tanggal 10 muharram tahun hijriyyah.


Sejarah puasa asyura

Puasa ayusra merupakan puasa wajib pertama kaum muslimin yang di wajibkan langsung oleh Rasulullah Shallalahu 'Alaihi WA Sallam kapada sahabatnya.

Puasa
karena melihat adanya kaum yang berpuasa pada waktu itu, dan Rasulullah pun mengatakan bahwasanya kami lebih pantas melakukannya itu, maka saat itu Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada tanggal tersebut yang akan datang yaitu 10 muharram tahun depannya.

akhirnya turunlah wahyu untuk menunaikan puasa wajib Ramadhan sebulan penuh, barulah buasa asyura ini kembali Rasulullah mengatakan adapun yang ingin puasa asyura boleh melaksanakan boleh juga tidak.

untuk diketahui bahwasanya perintah Rasulullah kepada para sahabat untuk melaksanakan puasa ayura itu, belum terealisasi baru bentuk perintah untuk melaksanakannya tahun depan. tetapi lebih duluan turun perintah puasa wajib ramadhan. sehingga tahun depan yang ketika Rasulullah telah perintahkan kepada para sahabatnya untuk puasa telah menjadi puasa sunnah.

Adapun mulainya Rasulullah Shallalahu 'Alaihi WA Sallam menambah sehari puasa sebelum ataupun setelahnya dikarenakan  ketika Rasulullah Shallalahu 'Alaihi WA Sallam menemui orang yahudi disuatu tempat yang juga didapatinya sedang melaksanakan puasa pada tanggal 10 Muharram juga.

akhirnya Rasulullah Shallalahu 'Alaihi WA Sallam pun berkata "jika aku masih hidup tahun depan, maka aku akan menabahkan puasa sehari sebelumnya"...
tetapi qaddarallah, Allah mendahulukan ajal bagi beliau Rahimahullah Ta'alaa, sehingga tidak ada contoh langsung dari beliau melainkan hadits perkataan langsung dari beliau yang dijadikan alasan mengapa kita berpuasa sehari sebelum atau setelahnya yaitu bertepatan pada tanggal 9 dan 10 Muharram atau 10 dan 11 Muharram

keutamaan puasa adalah baginya orang yang mengamalkannya insya Allah dihapuskan dosa dan kesalahannya selama setahun.

hingga ada sebuah perkataan bahwasanya "jika kiranya ada puasa wajib setelah ramadhan, maka puasa asyura lebih pantas menjadi puasa wajib dari pada puasa sunnah lainnya" seperti puasa arafah, 6 hari dibulan syawwal, ataukah puasa lainnya yang ada syari'atnya

Allahu A'lam...



No comments:

Post a Comment

J-Theme