![]() |
| Piala Eropa |
Tobu : kurang lebih esera essona mani... ( kurang lebih sepuluh hari lagi )
Toma : kau tobu, nai kira-kira anne meta ...? (kamu Tobu, kira-kira siapa yang menang...?)
Tobu : ia elo'na jerman, idi waseng, aga elo'ta..?(kalau saya maunya jerman, kalau kamu maunya siapa..?)
Toma : punna nakke, kueroki spanyol...(kalau saya, yang saya mau spanyol)
Tobu : ooo....
Toma : Eroko sewa, punna nakke meta, sareanga HPnu, punna kau meta, kusareangko HPku, erokko, nakkepa ajari badarna...(kamu mau taruhann, kalau saya menag, kamu harus beri saya HP kamu, tapi kalau kamu yang menang, saya akan berikan kamu HP saya, biar saya yang jadi pemegang barang jaminannya...)
dan lain-lain...
Sekilas, nampak diatas merupaka sebuah percakapan antara Toma, dan Tobu, ketika ingin menonton permainan bola, mereka terlebih dahulu memulai dengan pembincangan yang seperti ini,
apa inti dari perbincangan mereka...???
yaitu PERJUDIAN,
Negeri kita merupakan negeri yang "telah membuat aturan" untuk memperbaiki karakter manusia, bahkan manusia itu sendiri di perintahkan untuk memperbaiki akhlak mereka,
tapi, pada khalayak ramai, masih banyak kita dapat sosok Toma dan Tobu di sekililing kita,
mulai dari para pelajar, hingga konglomerat,
mulai dari pengangguran hingga pejabat papan atas dan papan plavon (hehehe),
mulai dari pedalaman hingga perkotaan,
semuanya menganggap enteng perkara perjudian.
bahkan diantara mereka, ada yang berbangga diri jika mampu menjadi EO (event organasasi Red: kira2 gitu teksnya) dari kegiatan perjudian bola tersebut.
padahal perkara perjudian itu, Allah telah mewasiatkan kepada kita semua untuk meninggalkan hal-tersebut, perjudian merupakan perkara yang telah jelas ke-Haramannya sejak dahulu kala, baik dari apa yang dipertaruhkan maupun dari hasil itu sendiri,
yang lebih parahnya lagi, jika hasil perjudian itu digunakan untuk makan dirinya, keluarganya, ataukah orang-orang yang disekitarnya, atau dipakai untuk beli pakaian, dampak yang paling rendah yaitu tidak diterimanya do'a-do'a kita, karena adanya unsur yang kita gunakan ataukah sesuatau yang tumbuh dalam jiwa raga kita dari unsur yang diharamkan...
Allah Subhanahu Wa Ta'la telah berfirman :
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamar, berjudi, berkurban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan (QS Al Maidah : 99)
Janganlah engkau mengharap akan adanya keberuntungan dengan berjudi,
janganlah engkau pernah terbesit, untuk rela menggadaikan semuanya karena hasil perjudian yang menjanjikan,
janganlah pula menjadikan pencaharian itu lewat jalan perjudian,
mari kita tinggalkan perjudian,
mari kita ingatkan kepada para pelaku untuk bersegera meninggalkannya, dan bertaubat,
mari kita senantiasa mengingatkan bahwa judi itu bukan kebiasaan kaum muslimin,
Semoga Allah Azza Wa A'la, mengucurkan hidayah-Nya, serta inayah-Nya kepada kami, dan kepada mereka-meraka dan sanak saudaranya serta rekan-rekannya, agar dapat mempelajari islam ini secara kaffa, sebagaimana ajaran islam yang telah diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kepada para sahabatnya...
Aamiin...
Allahu 'Alam,...

No comments:
Post a Comment