Darurat Demokrasi Dalam Pemilu (Kesimpulan)

 

Darurat Demokrasi Dalam Pemilu (Kesimpulan)

LEVEL SATU
Demokrasi merupakan sesuatu yang tidak ada dalam islam dan termasuk sesuatu hal yang diharamkan, karena islam telah mengajarkan sebuah sistem dalam mengangkat suatu pemimpin dengan jalan musawarah mufakat. Bagaimana mungkin kita bisa menyamakan tingkat suara antar seorang prof dibidangnya dengan seorang pelajar dengan nilai suara satu sama, bukankah Allah Subhanahu Wa ta’ala telah memulikan orang yang memiliki ilmu dengan yang hanya ikut serta meramaikan....???

LEVEL DUA
Karena Demokrasi merupakan sesutau hal yang dilarang dan merupakan mengikut orang-orang non dalam mengambil hukum maka kita dapat termasuk orang yang juga sama dengan mereka, maka golput merupaka sebuah pilihan saat itu.

LEVEL TIGA
Melihat banyaknya orang-rang yang mencari aman dalam hal demokrasi sehingga banyaknya orang yang tidak mau ikut serta dalam demokrasi, menyebabkan semakin mulusnya orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam melangkahkan kakinnya ke kancah kepemimpinan. Dan hal ini justru lebih besar mudharatnya karena akan bisa ada sesuatu yang menjadi berat dalam seorang muslim untuk menjalankan syariatnya

LEVEL EMPAT
Maka kasus ini memerlukan beberapa ijitihad bersama, karena adanya beberapa negara yang memang telah mengadopsi aturan demokrasi sebagai tatanan kenegaraan, dan tidak ada konsep lain selain itu.
Karena hal demikian maka diambilkan sebuah hukum, jika ada dua kemudharatan lalu kita harus memilihnya dari salah satunya maka insya Allah, bi iznillah untuk mengambil kemudharatan yang lebih kecil.

LEVEL LIMA 
Karena konsep itu adalah sebuah aturan yang memang berlaku didalamnya, dan tidak ada metode lain dalam aturan kenegaraan melainkan memang hanya aturan demokrasi yang berlaku, maka kalau kita ingin melakukan perubahan  tidak ada jalan lain melainkan kita harus ikut berkecimpung didalmnya.

LEVEL ENAM
Golput bukan solusi, biar bagaimana tidak semua orang yang mencalonkan diri itu semuanya buruk, tentulah masih ada diantara mereka yang baik dan masih dapat di pertimbangkan untuk menjadi calon memperjuangkan kebaikan....

Allahu A'lam, Semoga Allah memaafkan kita semua dalam ber-ikut sertaan dalam demokrasi....



No comments:

Post a Comment

J-Theme