Sebuah Ilustrasi...
Ibu : "Ustadzah...!Ustadzah...!, saya mau sedik memberi saran ini....
Ustadzah : Ya, boleh, silahkan ibu, ada apa...???
Ibu : Kalau bisa, sampaikan sama temannya ustadzah itu, supaya jangan terlalu mengumbar kemesraanya didepan umum, seperti klo boncengan naik motor tidak usah sampai pelukan segala, kalau jalan barengan, kayaknya tidak usah sampe harus pegangan tangan terus, kalau bicara sama suaminya tidak usahlah sampeharus pegang pipinya segala taua menatapnya dengan gitu sekali....
Ustadzah : Ya, boleh, silahkan ibu, ada apa...???
Ibu : Kalau bisa, sampaikan sama temannya ustadzah itu, supaya jangan terlalu mengumbar kemesraanya didepan umum, seperti klo boncengan naik motor tidak usah sampai pelukan segala, kalau jalan barengan, kayaknya tidak usah sampe harus pegangan tangan terus, kalau bicara sama suaminya tidak usahlah sampeharus pegang pipinya segala taua menatapnya dengan gitu sekali....
Ustadzah : (tidak berkomentar dan sambil tersenyum)...
-------------------------------------------------
Dari sepenggal kisah diatas, nampak sebuah pembicaraan ringan antara ibu dan Ustadzah, ibu begitu mempertanyakan keharmonisan salah satu pasangan rumah tangga ustadz dan ustadzah...
mereka mempertanyakan dan mempersoalkan agar hal itu "tidak dilakukan" didepan umum....
Yang Jadi permasalahan saat ini adalah,
kenapa orang awwam itu berkata dan berpikiran seperti itu...???
temukan diantara jawabanya insya Allah, Bismillah....
Ada hal yang begitu ganjil ketika orang awwam mempertanyakan hal demikian,
kenapa mereka orang awwam tidak mempermasalahkan para pemuda-pemudi yang belum terikat pada pernikahan yang mengadu kemesraan dengan jalan yang haram, dijalanan pula, depan umum lagi...
tetapi ketika melihat mereka yang menggunakan pakaian sunnah yang diwajibkan, justru mereka menatapnya terus, sambil mengkerutkan dahi mungkin, melirik sambil cengingisan pula. Bahkan tak jarang diatara mereka orang awwam mengatakan, "orang seperti itu (keluarga aktifis, red) bisa juga berlaku mesra yach"...
------------------------------------------------------------------
Bagaimana Kemesraan Para Aktifis yang telah berumah tangga...???
sudah tentulah bukan sesuatu hal yang biasa, melainkan hal yang luar biasa...
ketika mereka masih menyendiri, mereka terjaga,
dan ketika tiba waktu berbuka, mereka berbuka dengan sebaik-baiknya...
Tapi, dibalik itu semua...
Ada ketergantungan bagaimana ia yang menjalankanya,
ada ketergantuingan bagaimana ia berbuka diri padanya,
Bersambung insya Allah...
tetapi ketika melihat mereka yang menggunakan pakaian sunnah yang diwajibkan, justru mereka menatapnya terus, sambil mengkerutkan dahi mungkin, melirik sambil cengingisan pula. Bahkan tak jarang diatara mereka orang awwam mengatakan, "orang seperti itu (keluarga aktifis, red) bisa juga berlaku mesra yach"...
------------------------------------------------------------------
Bagaimana Kemesraan Para Aktifis yang telah berumah tangga...???
sudah tentulah bukan sesuatu hal yang biasa, melainkan hal yang luar biasa...
ketika mereka masih menyendiri, mereka terjaga,
dan ketika tiba waktu berbuka, mereka berbuka dengan sebaik-baiknya...
Tapi, dibalik itu semua...
Ada ketergantungan bagaimana ia yang menjalankanya,
ada ketergantuingan bagaimana ia berbuka diri padanya,
Bersambung insya Allah...

No comments:
Post a Comment